Menjelajahi Koleksi Budaya & Sejarah: Melihat langsung koleksi prasejarah, filologi (naskah kuno), numismatik (mata uang lama), hingga koleksi senjata tradisional Nusantara seperti keris.
Mencoba Wahana Edukasi Digital: Menikmati proyeksi visual 3D Kerajaan Mataram, berfoto di spot Augmented Reality (AR), atau mencoba simulasi panahan tradisional Jawa (Jemparingan) berbasis Virtual Reality (VR).
Menonton Pertunjukan Wayang Malam: Menyaksikan pementasan budaya seperti Wayang Kulit, Wayang Orang, atau Wayang Topeng Panji yang diadakan hampir setiap malam di pendopo museum mulai pukul 20.00 WIB.
Menonton Bioskop Sonobudoyo: Menikmati pemutaran film dokumenter dan film pendek karya sineas lokal di bioskop khusus museum (tersedia setiap sore pada hari Sabtu dan Minggu).
Tips & Trik Berkunjung
Datang di Sore Menuju Malam: Waktu terbaik untuk berkunjung adalah sekitar pukul 16.00 atau 17.00 WIB. Anda bisa menjelajahi museum yang sejuk tanpa terburu-buru, lalu langsung melanjutkan agenda menonton pertunjukan wayang malam pada pukul 20.00 WIB.
Manfaatkan Fasilitas Pemandu (Guiding): Jangan ragu untuk meminta bantuan pemandu museum agar Anda mendapatkan cerita sejarah yang mendalam di balik setiap artefak.
Patuhi Aturan Kamera: Anda boleh mengambil foto di sebagian besar area untuk dokumentasi pribadi, namun pastikan untuk mematikan lampu kilat (flash) karena cahaya intens dapat merusak warna dan material artefak kuno. Beberapa ruangan tertentu juga memiliki larangan memotret demi alasan keamanan koleksi.
Gunakan Alas Kaki yang Nyaman: Gedung pameran baru memiliki area yang cukup luas dan bertingkat, sehingga sepatu atau sandal yang nyaman akan membuat Anda tidak mudah lelah selama berjalan kaki.